Kawasan Monumen Nasional (Monas) yang sebelumnya dapat dinikmati hingga malam hari kini harus ditinggalkan warga sebelum petang. Hal ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang membatasi jam operasional Monas hanya sampai pukul 16.00 WIB.
Ratna (38), salah satu warga yang datang ke Monas, mengaku bingung dengan perubahan jam operasional Monas. Ia menyayangkan tidak adanya informasi yang jelas terkait pembatasan jam buka Monas.
“Iya nggak tahu, makanya tadi bingung, kok disuruh keluar. Terus tadi dibilangin, katanya di pintu depan ada spanduk katanya buka sampai jam 4 sore doang,” ungkap Ratna.
Ratna menjelaskan, sebelum pandemi COVID-19, Monas masih bisa dikunjungi hingga malam hari dengan berbagai hiburan yang tersedia. Namun kini, warga harus meninggalkan Monas sebelum matahari terbenam.
“Waduh, terakhir ke Monas memang sebelum COVID-19 ya, dan memang itu masih buka sampai malam, banyak hiburan juga,” kata Ratna.
Senada dengan Ratna, Ibnu (55) juga menyayangkan Monas tutup lebih cepat. Menurutnya, sore hari adalah waktu yang tepat bagi warga untuk menikmati suasana Monas yang sejuk dan asri.
“Ya kenapa tutup jam 4 (sore) ya. Sayang aja sih kan masih sore. Orang-orang yang ke Monas jam segini ya karena mau menikmati suasana Monas, adem, kan enak,” ujar Ibnu.
Warga berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan pembatasan jam operasional Monas agar mereka dapat kembali menikmati keindahan kawasan ikonik ibu kota ini.
Warga Kecewa dengan Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Monas

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Modus yang Terus Berubah Pelaku peredaran narkotika terus mencari cara baru agar aktivitas mereka sulit…

Kasus Lama Kembali Menjadi Sorotan Sebuah kasus pembunuhan yang sempat menghebohkan masyarakat Kabupaten Jeneponto kembali…

Peristiwa yang terjadi di Filipina kembali mengingatkan betapa besar dampak yang dapat ditimbulkan oleh bencana…

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempersiapkan langkah lanjutan dalam penanganan dugaan korupsi yang berkaitan dengan…

Penyidikan dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq memasuki tahap yang semakin luas….












