Pengantar dan Analisis Desain
Sejak perilisan pertama pada tahun 2018, SYM Cruisym 300i telah mencuri perhatian banyak pecinta skuter di seluruh Indonesia. Dengan desain yang maskulin dan sporty, serta spesifikasi mesin yang handal, Cruisym menjadi pilihan favorit di kalangan para pengendara. Sayangnya, dengan berlakunya keputusan untuk menghentikan produksinya, penggemar skuter premium kini harus mengucapkan selamat tinggal.
Cruisym 300i hadir dengan dimensi yang besar (2175 mm x 760 mm x 1440 mm) dan proporsi yang seimbang, menonjol dalam keramaian jalanan. Bagian depan yang dilengkapi dengan proyektor dua lampu memberikan visibilitas maksimal sembari memberikan penampilan yang agresif. Desain kokoh ini menciptakan karakter yang sesuai dengan pengendara yang ingin tampil percaya diri.
Ruang penyimpanan di bawah jok sangat luas, mampu menampung dua helm full face dan barang bawaan lainnya dengan mudah. Hal ini menjadikannya pilihan menarik bagi para pengguna yang sering beraktivitas dan membutuhkan kenyamanan dalam penyimpanan barang saat berkendara.
Performa dan Adaptasi Teknologi
Mesin CRUISYM 300i memiliki kapasitas 278.3 cc dan mampu menghasilkan tenaga 26,9 hp serta torsi 27,3 Nm. Angka ini menandakan bahwa skuter ini siap menghadapi beragam situasi berkendara, baik di jalur perkotaan maupun saat touring. Dengan sistem bahan bakar EFI, Cruisym diharapkan dapat memberikan efisiensi yang baik, dengan klaim konsumsi bahan bakar mencapai 45 km per liter.
Cruisym menawarkan tiga mode berkendara—Sport, Normal, dan Cruise—yang membuat pengalaman berkendara semakin bervariasi. Meski begitu, ketiadaan traction control bisa jadi menjadi salah satu aspek negatif di mata beberapa pengendara yang mengutamakan fitur keamanan.
Penggunaan rem cakram di depan dan belakang, lengkap dengan sistem ABS, menjadi fitur penting yang membuat skuter ini semakin menarik. Dengan keamanan yang memadai, pengendara bisa lebih percaya diri saat berkendara di berbagai kondisi, meskipun terdapat beberapa catatan mengenai bobot skuter yang cukup berat.
Kesimpulan: Masa Depan yang Cerah untuk Merek SYM
Keputusan untuk menghentikan produksi SYM Cruisym 300i bisa menjadi langkah berisiko, namun terdapat peluang untuk SYM untuk memperkenalkan model-model baru yang lebih inovatif di masa depan. Dengan harga sekitar Rp 67,7 juta, Cruisym 300i tetap menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencintai desain dan performa skuter.
Meskipun Cruisym 300i tidak lagi ada di pasar, semangat dan inovasi yang ditawarkan harus terus diingat. Semua fitur dan performa yang dihadirkan memberikan pelajaran berharga bagi SYM untuk tetap relevan di industri otomotif Indonesia. Dengan harapan akan model baru yang lebih canggih, pengguna masih memiliki alasan untuk menunggu kehadiran produk-produk SYM masa depan.



















