Kesehatan Hubungan Surya dan Cynthia
Surya Saputra dan Cynthia Lamusu tampil sebagai salah satu pasangan selebritas yang selalu mencuri perhatian publik dengan keharmonisan rumah tangga mereka. Dalam banyak kesempatan, hubungan mereka tidak pernah diterpa isu miring, dan banyak orang menjadikan pasangan ini sebagai role model. Surya, yang dikenal sebagai sosok suami yang pengertian, mengungkapkan apa yang menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan keluarganya.
“Rumah tangga itu pasti tidak lepas dari lika-liku, ujian, dan pergesekan,” ungkap Surya. Menurutnya, setiap keluarga memiliki tantangan tersendiri, namun yang terpenting adalah bagaimana cara pasangan tersebut menyelesaikan masalah. “Kunci utama adalah cara kita menghadapi permasalahan dalam hubungan,” tambahnya. Ini menjadi pernyataan yang menguatkan pandangannya terkait membangun rumah tangga yang bahagia.
Surya menceritakan bahwa ketika timbul konflik, ia lebih memilih untuk tidak membahas masalah saat emosinya sedang tidak stabil. “Dalam kondisi marah, pembicaraan pasti tidak enak. Kami harus tenang dulu sebelum diskusi,” jelasnya. Pendekatan ini membuat komunikasi dalam rumah tangga menjadi lebih sehat dan menghasilkan solusi yang lebih baik.
Mengendalikan Emosi dalam Berbicara
Surya menekankan pentingnya mengendalikan emosi saat berkomunikasi dengan pasangan. “Kalau ada masalah, kita harus menunggu sampai emosi kita reda. Barulah kita bisa berbicara dengan lebih tenang,” ujarnya. Dia menekankan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci untuk memahami satu sama lain, terutama ketika terjadi pergesekan dalam hubungan.
“Banyak pria yang harus bisa menurunkan emosinya terlebih dahulu. Setelah tenang, baru kita bisa mendiskusikan apa yang sebenarnya menjadi permasalahan,” tutur Surya. Pendekatan ini tidak hanya menciptakan suasana yang lebih kondusif tetapi juga menghindari konflik yang tak perlu.
Surya merasa bersyukur karena Cynthia mampu memahami sikapnya ketika ia memilih untuk menjaga jarak saat sedang emosi. “Alhamdulillah, dia mengerti bahwa ketenangan itu penting untuk menghasilkan solusi yang baik. Kami bisa saling mendukung satu sama lain,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi dan pengertian adalah komponen penting dalam hubungan mereka.
Mengatasi Masalah dengan Solusi Positif
Di tengah permasalahan, Surya selalu berusaha menjaga komunikasi tetap terbuka. “Saya sering bilang kepada Cynthia, ‘Kalau kita tidak menemukan titik temu, mungkin kita bisa bicara nanti.’ Ini penting agar kita sama-sama tenang,” katanya. Dengan berfokus pada solusi daripada berlarut-larut dalam masalah, mereka bisa menemukan jalan keluar yang lebih positif.
“Momen ketika kita dapat duduk bersama dan berdiskusi dengan tenang sangat berharga. Saya percaya bahwa dari situ, kita bisa mencapai pemahaman yang lebih baik,” tambahnya. Surya menegaskan bahwa menjaga emosi dalam situasi genting sangat membantu menghindari pertengkaran yang tidak perlu.
Sikap menghargai dan saling memahami menjadikan hubungan mereka semakin kuat. Surya mengajak pasangan lain untuk lebih bijak dalam menghadapi masalah dalam rumah tangga. “Setiap masalah pasti ada solusinya. Yang penting adalah kedua belah pihak mau berusaha dan bekerja sama,” katanya. Pendekatan ini menjadi inspirasi bagi banyak pasangan untuk menjaga keharmonisan dalam hubungan mereka.
Berkomitmen pada Keharmonisan
Dalam wawancara tersebut, Surya juga mengungkapkan pentingnya komitmen dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. “Komitmen bukan hanya sekadar kata, tetapi harus dibuktikan dengan tindakan,” ujarnya. Menurutnya, setiap pasangan harus berusaha untuk saling mendukung dalam menjalin hubungan yang harmonis.
“Dengan komitmen yang kuat, setiap pasangan bisa melalui masa-masa sulit dan konflik yang mungkin muncul,” tambah Surya. Dia mendorong pasangan untuk selalu berkomitmen pada satu sama lain dengan cara yang positif. “Mari kita jaga rasa cinta dan pengertian dalam setiap langkah kehidupan bersama,” tutupnya. Sikap optimis dan komitmen yang ditunjukkan Surya kepada Cynthia menjadi teladan bagi banyak pasangan di luar sana.



















