
Xiaomi Global resmi memperluas pemasaran lini flagship terbarunya dengan meluncurkan Xiaomi 17 Ultra dan edisi spesial Leica Leitz Phone ke pasar internasional. Peluncuran ini digelar di Catalonia Congress Center, Barcelona, Spanyol, pada 28 Februari 2026, menjelang ajang Mobile World Congress 2026.
Sebelumnya, Xiaomi lebih dulu merilis Xiaomi 17 Ultra di pasar China pada akhir tahun lalu. Kini, varian global hadir bersama versi khusus yang dikembangkan untuk memperingati 100 tahun Leica. Perangkat ini membawa sejumlah perbedaan desain dan fitur fisik yang tidak ditemukan pada model standar.
Hingga saat ini, Xiaomi Indonesia belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran di Tanah Air. Namun, sinyal kehadiran perangkat ini di Indonesia semakin kuat seiring ekspansi global yang dilakukan perusahaan.
Cincin Kamera Mekanis Jadi Pembeda Utama
Perbedaan paling mencolok antara Xiaomi 17 Ultra reguler dan Leica Leitz Phone terletak pada fitur kamera fisiknya.
Leica Leitz Phone dibekali cincin kamera mekanis yang dapat diputar secara manual di sekeliling modul lensa. Cincin ini memungkinkan pengguna mengatur focal length atau zoom, exposure, ISO, dan shutter speed secara taktil. Pendekatan ini terinspirasi dari pengalaman menggunakan kamera Leica klasik.
Sebaliknya, Xiaomi 17 Ultra versi standar tetap mengandalkan kontrol sentuh di layar tanpa cincin fisik.
Leitz Phone juga menjadi ponsel Xiaomi pertama yang menampilkan logo ikonik Leica Red Dot di bodi belakang. Elemen ini selama ini identik dengan kamera premium Leica dan kini hadir secara resmi pada perangkat smartphone Xiaomi.
Desain Premium Terinspirasi Leica M
Dari sisi material, Leica Leitz Phone menggunakan bingkai tengah berbahan paduan aluminium dengan tekstur knurled atau bergerigi. Tekstur ini terinspirasi dari kamera seri Leica M dan dirancang untuk meningkatkan grip agar tidak licin saat digenggam.
Untuk tampilan, versi China hadir dengan panel belakang dua nada berwarna hitam dan abu-abu dengan tekstur menyerupai kulit. Sementara versi global Leitz Phone tampil dalam balutan hitam penuh yang lebih minimalis.
Xiaomi 17 Ultra reguler tetap tampil elegan dengan punggung fiberglass dan bingkai aluminium alloy. Pilihan warna yang tersedia meliputi White, Black, dan Starlight Green.
Ketebalan perangkat ini tercatat 8,29 mm dengan bobot sekitar 218,4 gram. Meski membawa spesifikasi kelas atas, dimensinya tergolong tipis untuk kategori flagship kamera.
Mode Leica Essential dan Keamanan Foto
Leica Leitz Phone menghadirkan Leica Essential Mode. Mode ini mereplikasi karakter visual kamera legendaris seperti Leica M9 melalui transfer gaya RAW ke RGB. Selain itu, tersedia simulasi film MONOPAN 50 yang terinspirasi dari Leica M3, menghasilkan foto hitam putih dengan karakter klasik.
Fitur lain yang menjadi sorotan adalah CAI Photo Authenticity. Xiaomi menyematkan chip keamanan khusus yang memberi tanda tangan digital pada setiap foto. Teknologi ini diklaim mampu membuktikan keaslian gambar dan memastikan foto bukan hasil manipulasi kecerdasan buatan.
Perangkat ini juga dilengkapi tema antarmuka eksklusif Leica. Ikon, animasi pengisian daya, hingga suara rana kamera dirancang menyerupai kamera Leica asli.
Spesifikasi Kamera dan Performa
Terlepas dari perbedaan desain, spesifikasi inti kedua perangkat relatif identik.
Kamera utama menggunakan sensor 1 inci beresolusi 50 MP bertipe LOFIC. Teknologi ini diklaim mampu menjaga detail di area terang maupun gelap dengan meminimalkan kebocoran cahaya.
Konfigurasi kamera belakang dilengkapi lensa telefoto 200 MP dengan rentang fokal 75 hingga 100 mm serta kamera ultrawide 50 MP. Di bagian depan terdapat kamera selfie 50 MP.
Layar OLED berukuran 6,9 inci mendukung refresh rate adaptif 1 sampai 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak 3.500 nits.
Untuk performa, perangkat ini ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Generasi 5 dari Qualcomm. Sistem operasi yang digunakan adalah Android dengan balutan HyperOS 3.
Kapasitas baterai versi global kini menjadi 6.000 mAh, lebih kecil dibandingkan varian China yang mencapai 6.800 mAh. Pengisian daya cepat 90 Watt untuk kabel dan 50 Watt secara nirkabel telah didukung.
Perangkat juga mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu.
Dukungan Ekosistem dan Integrasi Apple
Salah satu fitur menarik adalah dukungan konektivitas lintas ekosistem dengan produk Apple. Pengguna dapat menyambungkan AirPods langsung ke perangkat Xiaomi. Selain itu, pesan yang masuk di Xiaomi bisa dibalas melalui iPhone.
Fitur ini menunjukkan pendekatan terbuka Xiaomi dalam memperluas kompatibilitas perangkat lintas merek.
Harga di China dan Eropa
Di pasar China, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition dibanderol sebagai berikut:
16 GB + 512 GB seharga 7.999 yuan atau sekitar Rp19,5 juta.
16 GB + 1 TB seharga 8.999 yuan atau sekitar Rp22 juta.
Sementara di Eropa, harga yang diumumkan adalah:
Xiaomi 17 Ultra mulai 1.499 euro atau sekitar Rp25 juta.
Leica Leitz Phone 1 TB dijual 1.999 euro atau sekitar Rp39 juta.
Perbedaan harga yang signifikan antara pasar China dan Eropa dipengaruhi oleh pajak, distribusi, dan kebijakan regional.
Menanti Kepastian di Indonesia
Sampai berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari Xiaomi Indonesia mengenai tanggal peluncuran dan harga di dalam negeri. Jika merujuk pola peluncuran sebelumnya, kemungkinan kehadiran Xiaomi 17 Ultra dan Leica Leitz Phone di Indonesia tetap terbuka.
Dengan kombinasi sensor kamera 1 inci, cincin mekanis, dan identitas Leica yang kuat, perangkat ini menyasar pengguna yang mengutamakan pengalaman fotografi profesional dalam format smartphone. Kini publik Indonesia tinggal menunggu kepastian resmi dari Xiaomi terkait distribusi dan harga lokal.



















